Pertemuan pekan ke-5.
Alhamdulillah setelah 4x pertemuan, kami selalu kekurangan 1 personel, akhirnya kami brsua bersama, lengkap dalam sebuah aktivitas rutin.
aktivitas yg mengiringi libur akhr pekan yg lumyn panjang, sebelum saya berkemas meninggalkan zona nyaman yg sdh saya dapatkan. dimulai dengan bismillah, doa, shalawat, tilawah dst, suasana yg tentunya senantiasa ku rindukan dan sudah saatnya ini menjadi kebutuhan, bukan sekedar kewajiban seorang yang meyakini indahnya kebersamaan dalam hidup berjamaah. di awali dengan kultum mengenai hadist ke-4 yang bercerita mengenai penciptaan manusia, takdir yang tertulis atasnya (cocok banget buta teh ine yang sedang memasuki masa 6 bulan kehadiran calon buah hatinya).
Kemudian ada sdkit penyampain lanjutan mengenai kewajiban manusia atas loyalitasnya terhadap tuhan-Nya dari mba iin. cukup membuka wawasan karena lagi-lagi materi ini muncul dan lagi-lagi materi ini tetap menggugah dan membuat kami bangkit untuk menjadi hamba-Nya yang lebih baik dalam menjalankan kehidupan kami di jalan-Nya serta memnjadi makhluk sosial yang mampu hidup berdampingan dengan lebih hangat. banyak cerita yang di torehkan, dan satu pesan yang cukup mba iin tekankan adalah banyak pihak yang terus ingin menggerus dakwah ini, mereka terus mencari celah kekurangan aktivitas dakwah ini dan mba iin berpesan, agar kami tetap tenang, nahkan tutup kuping rapat2, buka mata n pikiran di bulan2 berikutnya, karena kedepan akan semakin banyak konspirasi yang dilakukan 'mereka' untuk semakin menciutkan nama dakwah ini di hati orang banyak, yakni dengan berbagai pemberitaan yang sudah mereka siapkan.(mereka ingin mencari tahu, dari mana si kekayaan dakwah kami?hmmmm, kami berjuang bersama, mengumpulkan harta bersama untuk kemenangan dakwah yang kami usung, bukan sprti mereka yg bersama-sama mencari keuntungan bersama ga peduli rayatnya kecolongan yang penting mereka g kurang atw rugi.luar biasa kalau mereka tahu perjuangan n pengorbanan kami, harusnya kenalan dulu jangan asal menjudge gtu...dasar irian aja c mereka liat kemenangan kami. bukannya introspeksi diri malah cari-cari kesalahan orang lain).
dan mba iin pun meyakinkan kami bahwa,,sebaik apapun makar manusia, namun makar Allahlah yang paling baik dan akan mengalahkan makar2 manusia.
sharing session yang cukup saya nikmati, tersenyum bersama, tertawa bersama, ngudap bareng-bareng, pertemuan kali ini benar-benar saya rasakan hangat sekali ya Rabb, entah ini yang terakhir untuk saya dengan mereka atau mungkin akan menjadi pembakar semangat awalan episode kehidupan saya berikutnya yang saya belum bisa meraba akan seperti apa? dan saya berharap pekan depan bisa berkumpul lebih hangat dari pertemuan ini.
session terakhir, ya curhat rame-rame.
dari mba wina yang lagi memulai memikirkan kehidupannya yang merasa kurang mendapat kehangatan hidup bersosial. 'kalo buat aku n suami c enak-enak aja, tapi kasihan buat kak nayla, dia gda temen seumuran'. entah kenapa Allah memberikan aku kesempatan untuk menikmati zona nyaman, namun kita kan g slalu brada d zona nyaman, dan pasti selalu harus bisa keluar dari zona nyaman karena hidup lebih hidup karena tantangan bukan kenyamanan, Allahpun kdang mengusir perlahan untuk keluar dari zona nyaman utk lbh mengnal sosialita nyata. mba wina yg mulai memikirkan kehidupan putrinya, rumah masa depannya, aktivitas beliau kedepannya. itulah hidup, luar biasa untuk dijalani yang tidak sekedar ala kadarnya.
giliran kedua adalah ade. alhamdulillah kerjaan lancar n smoga ade g kyk mba wina yg disuruh Allah untuk berhijrah, karena lo Ade hijrah y harus pindah k surabaya atw medan.hee
Ade sedang merasa dicuekin oleh dosbingnya. 'ade g tau bisa april apa ngga? dari kemarin dosennya susah d hubungi, tulisan ade g prnah d cek, g tau deh mungkin mw ade garap dulu aja skripsinya. dosennya gbsa d telp n sms, pngennya d tungguin aja seketemunya.' di doain aja de dosennya, celetuk mba ine. wah itu pengalaman mba ine y? tanya ade... smw tertawa n mba ine pun mengiyakan, dan itulah kekuaan doa yang bisa mengalahkan semua dimensi sisi ghaib yang kita tidak bisa menjangkaunya. semua ngledek, semoga segera kelar kuliahnya biar segera bsa melanjutkan ke urusan selanjutnya,heee (pangeran yang d nanti2 smga sgra datang mksdnya.hihiiii, ade jadi tersipu malu)
selanjutnya giliran aku. ak lagi siap2 pindhn liburan ini. lha gmn d stasiun tv itu? sela mb iin. karena belum ada kbar selanjutnya ak putusn pindahan/transit k tempat mbak dulu mba iin, karena kedepannya aktvtsku bnyk d bsd. jadi mau g mau ak harus keluar dari zona nyaman ini n segera merapat dengan sanak keluarga dulu. saya c msh berharap ttp bisa kumpul dsini, namun jam kerja d bsd memang g memungkinkan(ngelus dada). saya berharap bsa ttp stay dsini, semua pun berharap bgitu. minggu dpan msh kumpul2 ma kita kn?(mba iin) insyaAllah mbam :)
semua mendoakan semoga Allah tunjukkan n mudahkan utk mndapat yang terbaik untuk aktvts agy,aamiin...
giliran teh ine yg terakhir,, sdh 4 pekan bliau g ikut mrasakan kehangatan ini. teh ine merasa lagi lemes n males,,(semua tertawa). nikmatnya mengandung sedang bliau rasakan, dari lemes karena gbsa makan, males karena bawaannya sutet trus, kerja jga jadinya MagabuT, rumah g keurus, suamipun kadang jadi sasaran kemalesannya. sampai ibunya berpesan 'banyak2 istighfar ne.'luar biasa proses penciptaan seorang anak manusia, seorang ibu dengan berbagai tipe masa2 awal kehamilannya, ada yang lemes n males kyk mba ine, ad jga yg ngebo kayak mba wina yang bsa motoran sndiri d 4 bulan kehamilannya, ada yang pusing2, ada yang kolokan ma suami, ada juga yg hrus smpe rawat inap di RS. setiap orang dpt rizqinya masing2 n yg terpenting adalah bahwa itulah perjuangan seorang ibu yang patut kita acungi jempol n kita balas dengan kepatuhan n kesholehan kita.
episode yang luar biasa yang memberikan saya pencerahan n semangat bahwa jalan hidup saya masih panjang untuk sekedar saya habiskan dlm aktvts standar.
dan sya msh brharap bsa stay brsama zona nyaman yg sudah saya raih saat ini. brsama mereka yg mengispirasi, memotivasi, b'pngalaman, n mampu untuk jadi teman berbagi.
5 pekan brsama, waktu yg tak sdikit ya Rabb...
Alhamdulillah setelah 4x pertemuan, kami selalu kekurangan 1 personel, akhirnya kami brsua bersama, lengkap dalam sebuah aktivitas rutin.
aktivitas yg mengiringi libur akhr pekan yg lumyn panjang, sebelum saya berkemas meninggalkan zona nyaman yg sdh saya dapatkan. dimulai dengan bismillah, doa, shalawat, tilawah dst, suasana yg tentunya senantiasa ku rindukan dan sudah saatnya ini menjadi kebutuhan, bukan sekedar kewajiban seorang yang meyakini indahnya kebersamaan dalam hidup berjamaah. di awali dengan kultum mengenai hadist ke-4 yang bercerita mengenai penciptaan manusia, takdir yang tertulis atasnya (cocok banget buta teh ine yang sedang memasuki masa 6 bulan kehadiran calon buah hatinya).
Kemudian ada sdkit penyampain lanjutan mengenai kewajiban manusia atas loyalitasnya terhadap tuhan-Nya dari mba iin. cukup membuka wawasan karena lagi-lagi materi ini muncul dan lagi-lagi materi ini tetap menggugah dan membuat kami bangkit untuk menjadi hamba-Nya yang lebih baik dalam menjalankan kehidupan kami di jalan-Nya serta memnjadi makhluk sosial yang mampu hidup berdampingan dengan lebih hangat. banyak cerita yang di torehkan, dan satu pesan yang cukup mba iin tekankan adalah banyak pihak yang terus ingin menggerus dakwah ini, mereka terus mencari celah kekurangan aktivitas dakwah ini dan mba iin berpesan, agar kami tetap tenang, nahkan tutup kuping rapat2, buka mata n pikiran di bulan2 berikutnya, karena kedepan akan semakin banyak konspirasi yang dilakukan 'mereka' untuk semakin menciutkan nama dakwah ini di hati orang banyak, yakni dengan berbagai pemberitaan yang sudah mereka siapkan.(mereka ingin mencari tahu, dari mana si kekayaan dakwah kami?hmmmm, kami berjuang bersama, mengumpulkan harta bersama untuk kemenangan dakwah yang kami usung, bukan sprti mereka yg bersama-sama mencari keuntungan bersama ga peduli rayatnya kecolongan yang penting mereka g kurang atw rugi.luar biasa kalau mereka tahu perjuangan n pengorbanan kami, harusnya kenalan dulu jangan asal menjudge gtu...dasar irian aja c mereka liat kemenangan kami. bukannya introspeksi diri malah cari-cari kesalahan orang lain).
dan mba iin pun meyakinkan kami bahwa,,sebaik apapun makar manusia, namun makar Allahlah yang paling baik dan akan mengalahkan makar2 manusia.
sharing session yang cukup saya nikmati, tersenyum bersama, tertawa bersama, ngudap bareng-bareng, pertemuan kali ini benar-benar saya rasakan hangat sekali ya Rabb, entah ini yang terakhir untuk saya dengan mereka atau mungkin akan menjadi pembakar semangat awalan episode kehidupan saya berikutnya yang saya belum bisa meraba akan seperti apa? dan saya berharap pekan depan bisa berkumpul lebih hangat dari pertemuan ini.
session terakhir, ya curhat rame-rame.
dari mba wina yang lagi memulai memikirkan kehidupannya yang merasa kurang mendapat kehangatan hidup bersosial. 'kalo buat aku n suami c enak-enak aja, tapi kasihan buat kak nayla, dia gda temen seumuran'. entah kenapa Allah memberikan aku kesempatan untuk menikmati zona nyaman, namun kita kan g slalu brada d zona nyaman, dan pasti selalu harus bisa keluar dari zona nyaman karena hidup lebih hidup karena tantangan bukan kenyamanan, Allahpun kdang mengusir perlahan untuk keluar dari zona nyaman utk lbh mengnal sosialita nyata. mba wina yg mulai memikirkan kehidupan putrinya, rumah masa depannya, aktivitas beliau kedepannya. itulah hidup, luar biasa untuk dijalani yang tidak sekedar ala kadarnya.
giliran kedua adalah ade. alhamdulillah kerjaan lancar n smoga ade g kyk mba wina yg disuruh Allah untuk berhijrah, karena lo Ade hijrah y harus pindah k surabaya atw medan.hee
Ade sedang merasa dicuekin oleh dosbingnya. 'ade g tau bisa april apa ngga? dari kemarin dosennya susah d hubungi, tulisan ade g prnah d cek, g tau deh mungkin mw ade garap dulu aja skripsinya. dosennya gbsa d telp n sms, pngennya d tungguin aja seketemunya.' di doain aja de dosennya, celetuk mba ine. wah itu pengalaman mba ine y? tanya ade... smw tertawa n mba ine pun mengiyakan, dan itulah kekuaan doa yang bisa mengalahkan semua dimensi sisi ghaib yang kita tidak bisa menjangkaunya. semua ngledek, semoga segera kelar kuliahnya biar segera bsa melanjutkan ke urusan selanjutnya,heee (pangeran yang d nanti2 smga sgra datang mksdnya.hihiiii, ade jadi tersipu malu)
selanjutnya giliran aku. ak lagi siap2 pindhn liburan ini. lha gmn d stasiun tv itu? sela mb iin. karena belum ada kbar selanjutnya ak putusn pindahan/transit k tempat mbak dulu mba iin, karena kedepannya aktvtsku bnyk d bsd. jadi mau g mau ak harus keluar dari zona nyaman ini n segera merapat dengan sanak keluarga dulu. saya c msh berharap ttp bisa kumpul dsini, namun jam kerja d bsd memang g memungkinkan(ngelus dada). saya berharap bsa ttp stay dsini, semua pun berharap bgitu. minggu dpan msh kumpul2 ma kita kn?(mba iin) insyaAllah mbam :)
semua mendoakan semoga Allah tunjukkan n mudahkan utk mndapat yang terbaik untuk aktvts agy,aamiin...
giliran teh ine yg terakhir,, sdh 4 pekan bliau g ikut mrasakan kehangatan ini. teh ine merasa lagi lemes n males,,(semua tertawa). nikmatnya mengandung sedang bliau rasakan, dari lemes karena gbsa makan, males karena bawaannya sutet trus, kerja jga jadinya MagabuT, rumah g keurus, suamipun kadang jadi sasaran kemalesannya. sampai ibunya berpesan 'banyak2 istighfar ne.'luar biasa proses penciptaan seorang anak manusia, seorang ibu dengan berbagai tipe masa2 awal kehamilannya, ada yang lemes n males kyk mba ine, ad jga yg ngebo kayak mba wina yang bsa motoran sndiri d 4 bulan kehamilannya, ada yang pusing2, ada yang kolokan ma suami, ada juga yg hrus smpe rawat inap di RS. setiap orang dpt rizqinya masing2 n yg terpenting adalah bahwa itulah perjuangan seorang ibu yang patut kita acungi jempol n kita balas dengan kepatuhan n kesholehan kita.
episode yang luar biasa yang memberikan saya pencerahan n semangat bahwa jalan hidup saya masih panjang untuk sekedar saya habiskan dlm aktvts standar.
dan sya msh brharap bsa stay brsama zona nyaman yg sudah saya raih saat ini. brsama mereka yg mengispirasi, memotivasi, b'pngalaman, n mampu untuk jadi teman berbagi.
5 pekan brsama, waktu yg tak sdikit ya Rabb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar