Namanya puasa ya, berarti ada banyak hal yang tidak bisa kita lakukan seperti sebelumnya yang bisa kita lakukan. Ikut kompetisi dan berbagi inspirasi
tentang saat kita harus puasa atau bahkan mungkin putus hubungan dengan internet yang sangat bermanfaat untuk menghubungkan manusia dimanapun dan kapanpun kita
berada tanpa adanya jeda (dengan syarat dan ketentuan jaringannya bagus ya)
dan jarak kita tetap keep contact dengan semua yang kita inginkan.
Di era digital ini manusia tidak bisa lepas dari sarana-prasarana
komunikasi baik digital maupun non digital untuk membantu setiap aktivitasnya
menjadi efisien dan efektif. Dengan kemajuan dan keterjangkauan komunikasi via
internet semua informasi dari hal yang tidak penting sampai hal yang sangat
penting (sebuat sebuah hal privasi) dari seseorang bahkan sebuah lembaga dan
Negara sekalipun bisa diakses dengan mudah
dan tanpa batas.
Secara bijak banyak hal bermanfaat yang bisa kita dapatkan dari internet dan
di sisi lain bisa menjadi sahabat yang membahayakan kehidupan manusia. Manfaat
tersebut juga dijelaskan oleh Menkominfo Bpk Tifatul Sembiring dalam sambutannya
pada acara Siaran Pers Tentang Riset Kominfo dan
UNICEF Mengenai Perilaku Anak dan Remaja Dalam Menggunakan Internet beliau mengatakan :
"Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus dapat
dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.Teknoloqi tersebut merupakan alat
untuk mewujudkan bangsa yang cerdas dan maju.Internet dapat memberikan manfaat
besar bagi pendidikan, penelitian, niaga, dan aspek kehidupan lainnya.Kita
harus mendorong anak-anak dan remaja untuk menggunakan internet sebagai alat yang
penting untuk membantu pendidikan, meningkatkan pengetahuan, dan memperluas
kesempatan serta keberdayaan dalam meraih kualitas kehidupan yang lebih baik."Hal serupa juga dikemukakan oleh
Angela Kearney, UNICEF Country Representative of Indonesia :"Kaum muda selalu
tertarik untuk belajar hal-hal baru, namun terkadang mereka tidak menyadari
resiko yang dapat ditimbulkan. Penelitian bersama beberapa mitra ini bertujuan
untuk mengumpulkan informasi dan memastikan bahwa ada keseimbangan resiko dan
peluang.”
Kemudahan penggunaan internet membuka mata banyak masyarakat
Indonesia terus memanfaatkan media ini. Hal ini disebutkan dalam sebuah artikel
merdeka.com-Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bersama
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jumlah pengguna internet di Indonesia
mencapai 71,19 juta orang hingga akhir tahun lalu. Jumlah tersebut berarti
tumbuh 13 persen dibandingkan catatan akhir 2012 yang sebanyak 63 juta orang.
Angka yang cukup luar biasa, anak-anak dan remaja saat ini mulai
aktiv dan bersahabat dengan internet, namun sebuah survey menyebutkan bahwa
remaja Indonesia dari kalangan pelajar
menengah pertama/atas hingga mahasiswa memanfaatkan internet lebih banyak
untuk berkunjung ke jejaring social dibandingkan untuk peningkatan pengetahuan
dan informasi bermanfaat lainnya. Pernah saya dapat share yang membuat saya ngakak-ngakak
yang menyebutkan :
![]() |
| Indonesia hebat |
Dari fenomena di samping memang banyak yang bisa dinikmati dari
internet, mulai dari sekedar untuk lihat update facebook(fb), bbm atau display
picture/profil pict(dp/pp) temen, update status fb atau mention temen di
twitter atau update gambar & aktivitas di instagram dan lain-lainnya. Tak luput
program berbagai kompetisi seperti tulisan yang saya buat ini, serta banyak
lagi aktivitas lainnya yang bisa kita lakukan dari sisi personal sampai
professional.
Dengan kemudahan dan terjangkaunya akses untuk terus online,
semakin mudah kita berbagi berita dan mendapatkan berita yang kadang tidak
jelas asal-usulnya, padahal berita tersebut sudah di konsumsi khalayak umum,
tetapi setelah ditelusuri berita itu salah besar dan hanya menjadi sebuah pembodohan
atau sebuah fitnah. Bisa kita liat contoh berita-berita ra cetho itu seperti info lowongan pekerjaan abal-abal, penipuan tentang
consumer award dan berbagai ads lainnya yang menyesatkan.
Nah terkait pemalsuan dan berita ra cetho ada satu pemberitaan yang kemarin sempat saya dengar, yaitu lagu
horror yang disounding sebagai karya penyanyi almarhum alda risma :
hiiiiiiii, maaf tidak bermaksud menakut-nakuti loh. Berita-berita
seperti di atas tentu tak ada yang tak bermaksud, berita-berita ra cetho tersebut banyak dimunculkan
dengan berbagai maksud yang lebih condong pada maksud untuk menjelek-jelekan,
menjatuhkan, kriminal, dan alasan lain yang tidak bermanfaat sama sekali.
Internet memang sudah menjadi sahabat perkembangan dunia. Semua
kalangan bisa menikmati perkembangan kehidupan melalui internet. Misalnya kita bisa
dapatkan seperti informasi tren fashion, gadget, hijab, investasi, akses berjualan
dan belanja online yang bisa kita dapatkan dari situs belanja online seperti
lazada, zalora, berrybenka, doku wallet, toko bagus, berniaga, bhineka dan lain-lain.
Untuk kalangan pelajar dan pendidik tak ketinggalan bisa belajar/ mencari bahan
ajar online dari mbah “Google” sebagai penunjang materi pelajaran, dan dari
kalangan mahasiswa juga bisa berselancar di internet untuk referensi karya
ilmiah, jurnal dan akses belajar online lainnya.
Instansi pemerintahan memanfaatkan internet untuk mempermudah
penyebaran informasi kepada masyarakat. Contoh web kpu.go.id yang kemarin
sempat memberikan banyak info pemilu yang baru kita selesaikan untuk tahap pemilihan
aleg, situs online PT KAI, situs informasi cpns dal lain-lain yang sudah mulai
dikembangkan. Tetapi sangat disayangkan karena situs pemerintahan tersebut
belum bisa bekerja maksimal dan sering membuat masyarakat berkeluh kesah dengan
pelayanan yang “tidak prima”. Kalau dari kalangan lain seperti wirausaha tidak ketinggalan
bisa digunakan untuk memasifkan akses online untuk terus keep in touch dengan pelanggan, relasi, supplier bahkan dengan pesaingnya. Selain kalangan pengusaha,
internet bisa digunakan sebagai mesin pencari uang tambahan, misal dengan meneruskan
produk/jasa orang lain (reseller), dan banyak kesempatan pekerjaan sampingan lainnya
yang bisa dinikmati banyak orang dengan berbagai latar belakang tak terbatas. Jadi
internet juga bias dmanfaatkan sebagai mesin pencetak rupiah.J
Dari berbagai kepentingan di atas sorotan berikutnya adalah tren
gaya hidup bahkan pola pikir yang bisa kita rasakan atmosfir kebanyakan masyarakat
kini hidup dalam kamuflase tak lain karena beragamnya informasi yang diserap. Salahsatunya
bisa kita liat dalam iklim politik Indonesia yang banyak terpengaruh konspirasi,
sosmed terselubung dan intervensi dari berbagai pihak yang saling menonjolkan
kepentingannya masing-masing(menurut saya) dan untuk masalah ini saya tidak
akan deskripsikan lebih detail khawatir
mengundang sara J, haaaa salam damai.
Banyak sekali manfaat internet, namun ibarat 2 sisi mata uang
internet juga mengandung banyak nilai negatif. Selain banyaknya situs abal-abal
yang memberitakan sesuatu tanpa sumber yang jelas atau bacaan ra cetho, kemudian banyaknya juga situs
porno, situs kekerasan, bahkan iklan yang selalu otomatis muncul walau tidak
ada hubungannya sama sekali dengan konten terkait yang menurut saya mengganggu
mata pengunjung web. But, the main factor
are user attitude, sebagai pengguna apakah kita sudah menjadi pengguna
internet yang baik atau malah sebaliknya? Jadi, internet pada dasarnya adalah sarana
yang sangat bermanfaat jika digunakan dengan bijak.
Nah kalau disuruh puasa sehari tanpa internet, bagaimana? Sebenarnya
hidup tanpa internet tidak menjadi masalah, toh kita masih bernafas jantung
masih berdenyut. Tetapi ruang gerak manusia akan terbatas karena akses tanpa
batas tidak bisa kita nikmati. Bahkan untuk beberapa orang yang memang bekerja
dengan internet seperti online shoper
yang memang bekerja dengan akses internet, wirausahawan/wati, individu, instansi
atau perusahaan yang bekerja secara online maka sehari tersebut ibarat menjadi orang
lumpuh. Banyak hal yang ingin dilakukan tapi tiada daya, banyak kerjaan
tertunda, janji tertunda, cash flow
tertunda, layanan pelanggan yang tidak karuan dan artinya banyak rupiah terbuang.
![]() |
| Sehari tanpa internet itu bagai sego kucing tanpa karet, AMBYAR hidup online |
Kemudian untuk kalangan surfer
jejaring sosial tentunya menjadi masa sulit karena tidak bisa eksis untuk
sekedar update status, update display
picture, update recent location, update news dan update lainnya yang bikin
harinya boring dan boring. Selain tidak bias eksis, sehari
tanpa internet merupakan masa sulit untuk tetap uptodate. Bagi saya yang kadang keranjingan internet, saat harus putus
sementara dengan internet malah saya bisa menikmati hidup tanpa tuntutan fokus
dengan layar gadget, laptop maupun pc kerja. Hidup terasa lebih santai, walau pikiran jadi haus karena banyak hal yang harus saya lewatkan L, tapi internet tetap
akan bisa saya nikmati di hari berikutnya, jadi tidak perlu khawatir ketinggalan
updatean sebelumnya J
Seiring terjangkaunya media
berkomunikasi dan dikembangkannya jaringan Long Term Evolution atau setara
dengan 4G oleh kominfo, masyarakat diharapkan bisa lebih dekat dan bersahabat dengan
internet. Menjadi masyarakat yang terbuka dan cerdas untuk menjadi salahsatu
peserta perkembangan dunia nyata dan dunia maya. Namun kesenjangan kesejahteraan
yang tidak merata, membuat banyak masyarakat Indonesia belum merasakan
nikmatnya berselancar di dunia maya tersebut.
Telkomsel sebagai salahsatu provider dengan jangkaun terluas
di nusantara, meluncurkan program inovatif “Indonesia genggam internet”.
Program yang menunjukkan dedikasi telkomsel dalam ikut serta membangun
kesejahteraan masyarakat. Membantu pemerintah mendekatkan internet ke berbagai
lapisan masyarakat, membantu masyarakat menemukan sahabat berjelajah yang dapat mengantarkannya pada dunia luar yang luas tanpa batas. Program ini cukup menambah
semangat saya untuk bisa berbagi dengan keluarga terdekat tentang penting dan manfaat internet. Semangat menjadi
agen pemberantas buta internet di Indonesia, karena semua orang wajib cerdas dan bijak dengan internet sehat. Untuk lebih lengkapnya ayo kunjungi
(http://telkomsel.com/genggam-internet).
Selamat berselancar di dunia maya, semoga bermanfaat J


Tidak ada komentar:
Posting Komentar