Rabu, 30 April 2014

Sehari Puasa Internet (sabar dan penuh kehausan)

Namanya puasa ya, berarti ada banyak hal yang tidak bisa kita lakukan seperti sebelumnya yang bisa kita lakukan. Ikut kompetisi dan berbagi inspirasi tentang saat kita harus puasa atau bahkan mungkin putus hubungan dengan internet yang sangat bermanfaat untuk menghubungkan manusia dimanapun dan kapanpun kita berada tanpa adanya jeda (dengan syarat dan ketentuan jaringannya bagus ya) dan jarak kita tetap keep contact dengan semua yang kita inginkan.

Di era digital ini manusia tidak bisa lepas dari sarana-prasarana komunikasi baik digital maupun non digital untuk membantu setiap aktivitasnya menjadi efisien dan efektif. Dengan kemajuan dan keterjangkauan komunikasi via internet semua informasi dari hal yang tidak penting sampai hal yang sangat penting (sebuat sebuah hal privasi) dari seseorang bahkan sebuah lembaga dan Negara sekalipun  bisa diakses dengan mudah dan tanpa batas.

Secara bijak banyak hal bermanfaat yang bisa kita dapatkan dari internet dan di sisi lain bisa menjadi sahabat yang membahayakan kehidupan manusia. Manfaat tersebut juga dijelaskan oleh Menkominfo Bpk Tifatul Sembiring dalam sambutannya pada  acara Siaran Pers Tentang Riset Kominfo dan UNICEF Mengenai Perilaku Anak dan Remaja Dalam Menggunakan Internet beliau mengatakan :

"Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.Teknoloqi tersebut merupakan alat untuk mewujudkan bangsa yang cerdas dan maju.Internet dapat memberikan manfaat besar bagi pendidikan, penelitian, niaga, dan aspek kehidupan lainnya.Kita harus mendorong anak-anak dan remaja untuk menggunakan internet sebagai alat yang penting untuk membantu pendidikan, meningkatkan pengetahuan, dan memperluas kesempatan serta keberdayaan dalam meraih kualitas kehidupan yang lebih baik."Hal serupa juga dikemukakan oleh Angela Kearney, UNICEF Country Representative of Indonesia :"Kaum muda selalu tertarik untuk belajar hal-hal baru, namun terkadang mereka tidak menyadari resiko yang dapat ditimbulkan. Penelitian bersama beberapa mitra ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan memastikan bahwa ada keseimbangan resiko dan peluang.”


Kemudahan penggunaan internet membuka mata banyak masyarakat Indonesia terus memanfaatkan media ini. Hal ini disebutkan dalam sebuah artikel merdeka.com-Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 71,19 juta orang hingga akhir tahun lalu. Jumlah tersebut berarti tumbuh 13 persen dibandingkan catatan akhir 2012 yang sebanyak 63 juta orang.
Angka yang cukup luar biasa, anak-anak dan remaja saat ini mulai aktiv dan bersahabat dengan internet, namun sebuah survey menyebutkan bahwa remaja Indonesia dari kalangan pelajar  menengah pertama/atas hingga mahasiswa memanfaatkan internet lebih banyak untuk berkunjung ke jejaring social dibandingkan untuk peningkatan pengetahuan dan informasi bermanfaat lainnya. Pernah saya dapat share yang membuat saya ngakak-ngakak yang menyebutkan :
Indonesia hebat

Dari fenomena di samping memang banyak yang bisa dinikmati dari internet, mulai dari sekedar untuk lihat update facebook(fb), bbm atau display picture/profil pict(dp/pp) temen, update status fb atau mention temen di twitter atau update gambar & aktivitas di instagram dan lain-lainnya. Tak luput program berbagai kompetisi seperti tulisan yang saya buat ini, serta banyak lagi aktivitas lainnya yang bisa kita lakukan dari sisi personal sampai professional.
Dengan kemudahan dan terjangkaunya akses untuk terus online, semakin mudah kita berbagi berita dan mendapatkan berita yang kadang tidak jelas asal-usulnya, padahal berita tersebut sudah di konsumsi khalayak umum, tetapi setelah ditelusuri berita itu salah besar dan hanya menjadi sebuah pembodohan atau sebuah fitnah. Bisa kita liat contoh berita-berita ra cetho itu seperti info lowongan pekerjaan abal-abal, penipuan tentang consumer award dan berbagai ads lainnya yang menyesatkan.
Nah terkait pemalsuan dan berita ra cetho ada satu pemberitaan yang kemarin sempat saya dengar, yaitu lagu horror yang disounding sebagai karya penyanyi almarhum alda risma :

hiiiiiiii, maaf tidak bermaksud menakut-nakuti loh. Berita-berita seperti di atas tentu tak ada yang tak bermaksud, berita-berita ra cetho tersebut banyak dimunculkan dengan berbagai maksud yang lebih condong pada maksud untuk menjelek-jelekan, menjatuhkan, kriminal, dan alasan lain yang tidak bermanfaat sama sekali.
Internet memang sudah menjadi sahabat perkembangan dunia. Semua kalangan bisa menikmati perkembangan kehidupan melalui internet. Misalnya kita bisa dapatkan seperti informasi tren fashion, gadget, hijab, investasi, akses berjualan dan belanja online yang bisa kita dapatkan dari situs belanja online seperti lazada, zalora, berrybenka, doku wallet, toko bagus, berniaga, bhineka dan lain-lain. Untuk kalangan pelajar dan pendidik tak ketinggalan bisa belajar/ mencari bahan ajar online dari mbah “Google” sebagai penunjang materi pelajaran, dan dari kalangan mahasiswa juga bisa berselancar di internet untuk referensi karya ilmiah, jurnal dan akses belajar online lainnya.
Instansi pemerintahan memanfaatkan internet untuk mempermudah penyebaran informasi kepada masyarakat. Contoh web kpu.go.id yang kemarin sempat memberikan banyak info pemilu yang baru kita selesaikan untuk tahap pemilihan aleg, situs online PT KAI, situs informasi cpns dal lain-lain yang sudah mulai dikembangkan. Tetapi sangat disayangkan karena situs pemerintahan tersebut belum bisa bekerja maksimal dan sering membuat masyarakat berkeluh kesah dengan pelayanan yang “tidak prima”. Kalau dari kalangan lain seperti wirausaha tidak ketinggalan bisa digunakan untuk memasifkan akses online untuk terus keep in touch dengan pelanggan, relasi, supplier bahkan dengan pesaingnya. Selain kalangan pengusaha, internet bisa digunakan sebagai mesin pencari uang tambahan, misal dengan meneruskan produk/jasa orang lain (reseller), dan banyak kesempatan pekerjaan sampingan lainnya yang bisa dinikmati banyak orang dengan berbagai latar belakang tak terbatas. Jadi internet juga bias dmanfaatkan sebagai mesin pencetak rupiah.J
Dari berbagai kepentingan di atas sorotan berikutnya adalah tren gaya hidup bahkan pola pikir yang bisa kita rasakan atmosfir kebanyakan masyarakat kini hidup dalam kamuflase tak lain karena beragamnya informasi yang diserap. Salahsatunya bisa kita liat dalam iklim politik Indonesia yang banyak terpengaruh konspirasi, sosmed terselubung dan intervensi dari berbagai pihak yang saling menonjolkan kepentingannya masing-masing(menurut saya) dan untuk masalah ini saya tidak akan deskripsikan lebih detail khawatir  mengundang sara J, haaaa salam damai.
Banyak sekali manfaat internet, namun ibarat 2 sisi mata uang internet juga mengandung banyak nilai negatif. Selain banyaknya situs abal-abal yang memberitakan sesuatu tanpa sumber yang jelas atau bacaan ra cetho, kemudian banyaknya juga situs porno, situs kekerasan, bahkan iklan yang selalu otomatis muncul walau tidak ada hubungannya sama sekali dengan konten terkait yang menurut saya mengganggu mata pengunjung web. But, the main factor are user attitude, sebagai pengguna apakah kita sudah menjadi pengguna internet yang baik atau malah sebaliknya? Jadi, internet pada dasarnya adalah sarana yang sangat bermanfaat jika digunakan dengan bijak.
Nah kalau disuruh puasa sehari tanpa internet, bagaimana? Sebenarnya hidup tanpa internet tidak menjadi masalah, toh kita masih bernafas jantung masih berdenyut. Tetapi ruang gerak manusia akan terbatas karena akses tanpa batas tidak bisa kita nikmati. Bahkan untuk beberapa orang yang memang bekerja dengan internet seperti online shoper yang memang bekerja dengan akses internet, wirausahawan/wati, individu, instansi atau perusahaan yang bekerja secara online maka sehari tersebut ibarat menjadi orang lumpuh. Banyak hal yang ingin dilakukan tapi tiada daya, banyak kerjaan tertunda, janji tertunda, cash flow tertunda, layanan pelanggan yang tidak karuan dan artinya banyak rupiah terbuang.
Sehari tanpa internet itu bagai sego kucing tanpa karet, AMBYAR hidup online
Kemudian untuk kalangan surfer jejaring sosial tentunya menjadi masa sulit karena tidak bisa eksis untuk sekedar update status, update display picture, update recent location, update news dan update lainnya yang bikin harinya boring dan boring. Selain tidak bias eksis, sehari tanpa internet merupakan masa sulit untuk tetap uptodate. Bagi saya yang kadang keranjingan internet, saat harus putus sementara dengan internet malah saya bisa menikmati hidup tanpa tuntutan fokus dengan layar gadget, laptop maupun pc kerja. Hidup terasa lebih santai, walau pikiran jadi haus karena banyak hal yang harus saya lewatkan L, tapi internet tetap akan bisa saya nikmati di hari berikutnya, jadi tidak perlu khawatir ketinggalan updatean sebelumnya J
Seiring terjangkaunya media berkomunikasi dan dikembangkannya jaringan Long Term Evolution atau setara dengan 4G oleh kominfo, masyarakat diharapkan bisa lebih dekat dan bersahabat dengan internet. Menjadi masyarakat yang terbuka dan cerdas untuk menjadi salahsatu peserta perkembangan dunia nyata dan dunia maya. Namun kesenjangan kesejahteraan yang tidak merata, membuat banyak masyarakat Indonesia belum merasakan nikmatnya berselancar di dunia maya tersebut.
Telkomsel sebagai salahsatu provider dengan jangkaun terluas di nusantara, meluncurkan program inovatif “Indonesia genggam internet”.

Program yang menunjukkan dedikasi telkomsel dalam ikut serta membangun kesejahteraan masyarakat. Membantu pemerintah mendekatkan internet ke berbagai lapisan masyarakat, membantu masyarakat menemukan sahabat berjelajah yang dapat mengantarkannya pada dunia luar yang luas tanpa batas. Program ini cukup menambah semangat saya untuk bisa berbagi dengan keluarga terdekat tentang penting dan manfaat internet. Semangat  menjadi agen pemberantas buta internet di Indonesia, karena semua orang wajib cerdas dan bijak dengan internet sehat. Untuk lebih lengkapnya ayo kunjungi (http://telkomsel.com/genggam-internet).
Selamat berselancar di dunia maya, semoga bermanfaat J


Tidak ada komentar:

Posting Komentar